Inilah Kesalahan seorang blogger Pemula yang berhubungan dengan topik


Kesalahan Fatal Blogger Pemula Dalam Membuat Blog dan SEO, 



Kesalahan Blogger yang Paling Sering Dilakukan,  

 10 Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi Saat Membuat Blog, Tips Blogging dan Kesalahan yang Harus Dihindari Blogger Pemula, 3 Hal Kesalahan Yang diLakukan Pada Blogger Pemula, 


10 Kesalahan Blogger Pemula yang Wajib Anda Waspadai, 




Blogger Pemula Sering Salah Langkah Disini










1. Jarang posting
Jelas banget kalau Anda jarang posting, pengunjung Anda akan berkurang. Ini saya alami sendiri ketika saya tidak mengupdate blog saya selama 2 minggu karena harus ke luar kota. Menulis blog itu mirip dengan menaman bunga, posting adalah siramannya. Okelah 2 atau 3 hari tidak di siram, tapi kalau 1 bulan tidak disiram bagaimana? Bisa mati dong bunganya? Idealnya posting sehari sekali.
2. Isinya cuma berisi curhatan
Jika Anda ingin menulis blog sebagai catatan harian yang bisa diakses di mana saja, itu memang nggak masalah, namun jika Anda menulis blog agar dibaca orang, ini menjadi masalah. Blog Anda tidak akan dikunjungi orang jika hanya berisi curhatan pribadi (kecuali oleh pacar Anda atau pengagum gelap Anda). Ada pengecualian lagi, jika Anda orang terkenal seperti Budi Rahardjo (ahli IT) atau Dian Sastro, biarpun blognya banyak curhatan dan ide pribadinya, tetap saja menarik minat banyak orang. Tetapi pendapat ini kontroversial alias ada sebagian bloger yang tidak setuju, misalnya pada artikel Dani Iswara atau pada komentar-komentar pengunjung.
3. Topik terlalu luas
Pengunjung setia blog Anda, biasanya karena mereka tertarik akan topik-topik tertentu. Misalnya blog ini, saya fokuskan ke topik tips, trik, dan tutorial komputer. Ada juga blog yang mengkhususkan topik lagi, misalnya Tutorial Adobe Photoshop, atau Tutorial Membuat Blog. Beberapa blog dengan topik yang sangat unik dan khusus, sukses menjadi Top Blog di WordPress.com, misalnya: Design Arsitektur, atau Otomotive.
4. Memposting topik yang menyimpang
Jika Anda sudah menentukan topik, konsistenlah dengan topik tersebut. Misalnya blog Anda seputar hukum dan agama, maka janganlah memposting tentang beasiswa.

Previous
Next Post »